PENGENALAN GAME
|
DisusunOleh:
|
|
|
Rocky
|
56411427
|
|
Syara Safrila
|
57411900
|
|
Desty Putri
|
51411913
|
|
Yerni Euodia
|
57411507
|
|
Priskyla Vivi
|
55411585
|
UNIVERSITAS GUNADARMA
TEKNIK INFORMATIKA 2013
1
DAFTAR ISI.......................................................................................................................... 2
1. DEFINISI GAME................................................................................................................... 3
2. JENIS-JENIS GAME............................................................................................................ 4
3. PENILAIAN GAME............................................................................................................... 5
4. TAHAPAN MEMBUAT GAME............................................................................................. 6
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................ 8
2
Teori permainan (game) pertama kali ditemukan oleh
sekelompok ahli Matematika pada tahun 1944. Teori itu dikemukakan oleh John von
Neumann dan Oskar Morgenstern yang berisi “ Permainan terdiri atas sekumpulan
peraturan yang membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau
kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan
lawan. Peraturan-peraturan menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain,
sejumlah keterangan diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan
sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai situasi.” (J. Von Neumann and
O. Morgenstern, 1953).
Berikut
adalah beberapa definisi game :
a) Caillois,
Roger (1957), dalam bukunya Les jeux et les hommes (Games and Men),
mendefinisikan permainansebagai kegiatan yang harus memiliki karakteristik
sebagai berikut:
i. Menyenangkan:
kegiatan dipilih untuk karakter yang periang. Terpisah: dibatasi dalam waktu
dan tempat.
ii.
Tidak
pasti: hasil dari kegiatan ini adalah yang tak terduga.
iii.
Non-produktif:
partisipasi tidak mencapai sesuatu yang berguna.
iv. Diatur
oleh peraturan: kegiatan memiliki aturan yang berbeda dari kehidupan
sehari-hari.
v.
Fiktif:
disertai dengan kesadaran realitas yang berbeda.
b) Menurut
Clark C. Abt, Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya
mencapai tujuan dengan “dibatasi oleh konteks tertentu” (misalnya, dibatasi
oleh peraturan). (Serious Games.New York,Viking Press, 1970).
c) Menurut
Nilwan, Agustinus (1996), dalam bukunya “Pemrograman Animasi dan Game
Profesional”, game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan
metode animasi. Jika ingin mendalami pengunaan animasi haruslah memahami
pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan
metode animasi, sebab keduanya saling berkaitan.
d) Menurut
David Parlett, Game adalah sesuatu yang memiliki "akhir dan cara
mencapainya": artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk
mencapai keduanya. (Hare&Tortoise, 2008).
3
Berikut
ini adalah beberapa jenis-jenis game :
a) Maze
Game,
jenis game ini adalah jenis game yang paling awal muncul. Pada maze game
ini pemain hanya mengitari maze (lorong-lorong yang berhubungan) dan memakan
beberapa item untuk menambah tenaga dan kekebalan misalnya. Contoh yang paling
populer di Indonesia adalah game Pacman dan Digger.
b) Board
Game,
jenis game ini sama dengan game board tradisional. Sampai saat ini tidak
ada variasi yang memunculkan gameplay atau perubahan desain dari versi
tradisional ke versi elektronik. Contoh game Board seperti monopoly, catur
(selain platform PC juga ada pada platform konsol).
c) Puzzle
Game,
ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Jenis game ini
mengharuskan user untuk berfikir menggunakan logika yang biasanya dibatasi oleh
waktu. Contoh game ini adalah Tetris.
d) Fighting
Game,
merupakan game yang terdapat dua karakter yang bertarung untuk
memperoleh kemenangan. Contoh game jenis adalah Street Fighter, Mortal Kombat,
Tekken, dan sebagainya.
e) Racing
Game,
merupakan game yang memberikan permainan lomba kecepatan dari kendaraan
yang dimainkan oleh pemain untuk memperoleh juara dengan waktu tercepat. Contoh
game jenis ini adalah Need For Speed Hot Pursuit, Grand Turismo 5, Dirt 3.
f) Turn
Based Strategy Game, game ini memerlukan strategi dari pemain
untuk memenangkan permainan. Pemain melakukan gerekan setelah pemain
lain melakukannya jadi saling bergantian. Hampir serupa dengan catur tetapi
dengan variasi gerakan dan efek yang jauh lebih banyak. Contoh game yang
terkenal seperti Civilization.
g) Real
Time Strategy Game, merupakan jenis game yang bertipe strategi,
dimana pemain diajak untuk bergerak pintar agar misi yang dijalankan dapat
sukses. Sedikit berbeda dengan Turn Based Strategy, pemain yang tercepatlah
yang besar kemungkinannya untuk menang. Pada permainan ini pemain harus
melakukan berbagai gerakan seseuai dengan strategi. Contoh yang terkenal
seperti Age of Empire,Command & Conquer, Rise of Nations, Stronghold,
Warcraft.
h)
Role Playing Games (RPG), kebanyakan game
jenis ini melibatkan masalah
4
taktik, logika, dan
eksplorasi penjelajahan. Dan juga kadang meliputi teka-teki. Contoh dari game
ini adalah Final Fantasy, Ragnarok, Lord of The Rings, RF, DotA, Perfect World.
i) Adventure
Game,
game ini adalah game petualangan yang mengutamakan masalah eksplorasi
dan pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan
tantangan fisik namun sangat jarang. Contoh game ini Indiana Jones, God of War,
Tomb Raider, Assasins Creed.
j) Simulations
Game,
game ini merupakan jenis game yang mengambil simulasi seperti keadaan
sebenarnya, dibeberapa jenis game ini biasanya pemain diajak untuk menciptakan
lingkungan yang diinginkan, seperti membangun simulasi sebuah kota, negara atau
koloni. Contoh dari permainan ini adalah Sims dan Sim City.
k) Educational
Game,
Genre ini sebenarnya lebih mengacu kepada isi dan tujuan game bukan
genre yang sesungguhnya, seperti Boby Bola sebenarnya merupakan campuran dari
genre arcade dan sice scroller, namun secara keseluruhan game ini dikategorikan
genre edutainment yang bertujuan untuk memancing minat belajar sambil bermain.
l) Slide
Scrolling Game, pada jenis game ini karakter dapat bergerak
ke samping diikuti dengan gerakan background. Contoh game tipe seperti
ini adalah Super Mario, Metal Slug, dan sebagainya.
m) Shooting
Game,
merupakan game yang bertipe menembak musuh atau sasaran tertentu. Contoh
game jenis ini adalah Metal Slug, Contra, Counter Strike dan sebagainya.
n) Casual
Game,
merupakan sebuah game yang dibuat untuk semua kalangan, dan dapat
dimainkan oleh setiap orang tanpa harus memiliki kemampuan khusus. Contoh game
ini adalah Abduction! World.
3.
Penilaian Game
Untuk menilai sebuah game terdapat dua aspek yang sangat
berpengaruh yaitu gameplay dan grafisnya.
a)
Gameplay
Gameplay merupakan jalan alur cerita sebuah game,
penilaian game sangat berpengaruh pada penilaian ini. Gameplay jelas merupakan
inti untuk dimana sebuah game tersebut dapat terlihat lebih menarik. Gameplay
yang
5
b)
Grafis
Tidak dapat juga di pungkiri grafis sebuah game sangat
berperan dalam sebuah penilaian game. Grafis merupakan tampilan visual dari
sebuah game, semakin menarik grafis sebuah game akan memberikan nilai tambah
dari game tersebut.
4.
Tahapan Membuat Game
a)
Menentukan
Genre Game
Dalam membuat game hal pertama yang dipikirkan membuat
game adalah menentukan jenis game yang ingin kita buat, apakah berjenis, RPG
(Role Playing Game) seperti harvest moon, FPS (First Person
Shooter) seperti Counter Strike, SPS (Second Person Shooter) seperti
25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting seperti Street Fighter,
Racing seperti Need For Speed, atau RTS (Real Time Strategy) seperti
Age Of Empire. Dengan menentukan genre game akan lebih memudahkan untuk
membuat game.
b)
Menentukan
Tool yang Digunakan
Menentukan tool merupakan bagian yang terpenting dalam pembuatan
game. Pada bagian ini gunakanlah tool yang biasa digunakan untuk mempermudah
dalam pembuatan game.
c)
Menentukan
gameplay game
Gameplay merupakan sistem jalannya game tersebut, mulai
dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, mission
accomplished, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus ditentukan,
misal ketika dalam menu pemain hanya akan mendapat pilihan menu play game, load
game, credit dan quit. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan
gameplay.
d)
Menentukan
grafis yang ingin digunakan
Sesudah membuat gameplay selanjutnya menentukan grafis
yang akan digunakan. Jenis grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga
jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang
sesuai dengan kebutuhangame yang
6
e)
Menentukan
suara yang ingin digunakan
Tahapan selanjutnya menentukan suara game yang akan kita
buat. Tanpa suara akan membuat game akan kehilangan nilainya, karena itulah
pilih suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa dibagi-
bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu, load menu, mission
accomplished, mission failed, loading dan bagian-bagian lainnya, pemilihan
suara yang digunakan harus seirama dan sesuai dengan keadaan game.
7
Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis & Perancangan
Sistem Informasi : Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi
Modern. Yogyakarta : ANDI.
Nilwan, Agustinus. 1998. Pemrograman Animasi dan Game
Profesional. Jakarta: Elex Media Komputindo.
8
Tidak ada komentar:
Posting Komentar