Senin, 07 April 2014

PENGENALAN GAME



PENGANTAR TEKNOLOGI GAME


PENGENALAN GAME






















DisusunOleh:

Rocky
56411427
Syara Safrila
57411900
Desty Putri
51411913
Yerni Euodia
57411507
Priskyla Vivi
55411585









UNIVERSITAS GUNADARMA TEKNIK INFORMATIKA 2013


1

DAFTAR ISI





DAFTAR ISI.......................................................................................................................... 2

1.  DEFINISI GAME................................................................................................................... 3

2.  JENIS-JENIS GAME............................................................................................................ 4

3.  PENILAIAN GAME............................................................................................................... 5

4.  TAHAPAN MEMBUAT GAME............................................................................................. 6


DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................ 8















































2

1.    Definisi Game

Teori permainan (game) pertama kali ditemukan oleh sekelompok ahli Matematika pada tahun 1944. Teori itu dikemukakan oleh John von Neumann dan Oskar Morgenstern yang berisi “ Permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan lawan. Peraturan-peraturan menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain, sejumlah keterangan diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai situasi.” (J. Von Neumann and O. Morgenstern, 1953).
Berikut adalah beberapa definisi game :

a)    Caillois, Roger (1957), dalam bukunya Les jeux et les hommes (Games and Men), mendefinisikan permainansebagai kegiatan yang harus memiliki karakteristik sebagai berikut:
i.    Menyenangkan: kegiatan dipilih untuk karakter yang periang. Terpisah: dibatasi dalam waktu dan tempat.
ii.    Tidak pasti: hasil dari kegiatan ini adalah yang tak terduga.

iii.    Non-produktif: partisipasi tidak mencapai sesuatu yang berguna.

iv.    Diatur oleh peraturan: kegiatan memiliki aturan yang berbeda dari kehidupan sehari-hari.
v.    Fiktif: disertai dengan kesadaran realitas yang berbeda.

b)    Menurut Clark C. Abt, Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya mencapai tujuan dengan “dibatasi oleh konteks tertentu” (misalnya, dibatasi oleh peraturan). (Serious Games.New York,Viking Press, 1970).
c)    Menurut Nilwan, Agustinus (1996), dalam bukunya “Pemrograman Animasi dan Game Profesional”, game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin mendalami pengunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab keduanya saling berkaitan.
d)    Menurut David Parlett, Game adalah sesuatu yang memiliki "akhir dan cara mencapainya": artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya. (Hare&Tortoise, 2008).


3

2.    Jenis-jenis Game

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis game :

a)    Maze Game, jenis game ini adalah jenis game yang paling awal muncul. Pada maze game ini pemain hanya mengitari maze (lorong-lorong yang berhubungan) dan memakan beberapa item untuk menambah tenaga dan kekebalan misalnya. Contoh yang paling populer di Indonesia adalah game Pacman dan Digger.
b)    Board Game, jenis game ini sama dengan game board tradisional. Sampai saat ini tidak ada variasi yang memunculkan gameplay atau perubahan desain dari versi tradisional ke versi elektronik. Contoh game Board seperti monopoly, catur (selain platform PC juga ada pada platform konsol).

c)    Puzzle Game, ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Jenis game ini mengharuskan user untuk berfikir menggunakan logika yang biasanya dibatasi oleh waktu. Contoh game ini adalah Tetris.
d)    Fighting Game, merupakan game yang terdapat dua karakter yang bertarung untuk memperoleh kemenangan. Contoh game jenis adalah Street Fighter, Mortal Kombat, Tekken, dan sebagainya.

e)    Racing Game, merupakan game yang memberikan permainan lomba kecepatan dari kendaraan yang dimainkan oleh pemain untuk memperoleh juara dengan waktu tercepat. Contoh game jenis ini adalah Need For Speed Hot Pursuit, Grand Turismo 5, Dirt 3.
f)     Turn Based Strategy Game, game ini memerlukan strategi dari pemain untuk memenangkan permainan. Pemain melakukan gerekan setelah pemain lain melakukannya jadi saling bergantian. Hampir serupa dengan catur tetapi dengan variasi gerakan dan efek yang jauh lebih banyak. Contoh game yang terkenal seperti Civilization.

g)    Real Time Strategy Game, merupakan jenis game yang bertipe strategi, dimana pemain diajak untuk bergerak pintar agar misi yang dijalankan dapat sukses. Sedikit berbeda dengan Turn Based Strategy, pemain yang tercepatlah yang besar kemungkinannya untuk menang. Pada permainan ini pemain harus melakukan berbagai gerakan seseuai dengan strategi. Contoh yang terkenal seperti Age of Empire,Command & Conquer, Rise of Nations, Stronghold, Warcraft.
h)   Role Playing Games (RPG), kebanyakan game jenis ini melibatkan masalah


4

taktik, logika, dan eksplorasi penjelajahan. Dan juga kadang meliputi teka-teki. Contoh dari game ini adalah Final Fantasy, Ragnarok, Lord of The Rings, RF, DotA, Perfect World.

i)     Adventure Game, game ini adalah game petualangan yang mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan fisik namun sangat jarang. Contoh game ini Indiana Jones, God of War, Tomb Raider, Assasins Creed.
j)      Simulations Game, game ini merupakan jenis game yang mengambil simulasi seperti keadaan sebenarnya, dibeberapa jenis game ini biasanya pemain diajak untuk menciptakan lingkungan yang diinginkan, seperti membangun simulasi sebuah kota, negara atau koloni. Contoh dari permainan ini adalah Sims dan Sim City.

k)    Educational Game, Genre ini sebenarnya lebih mengacu kepada isi dan tujuan game bukan genre yang sesungguhnya, seperti Boby Bola sebenarnya merupakan campuran dari genre arcade dan sice scroller, namun secara keseluruhan game ini dikategorikan genre edutainment yang bertujuan untuk memancing minat belajar sambil bermain.
l)     Slide Scrolling Game, pada jenis game ini karakter dapat bergerak ke samping diikuti dengan gerakan background. Contoh game tipe seperti ini adalah Super Mario, Metal Slug, dan sebagainya.

m)  Shooting Game, merupakan game yang bertipe menembak musuh atau sasaran tertentu. Contoh game jenis ini adalah Metal Slug, Contra, Counter Strike dan sebagainya.
n)   Casual Game, merupakan sebuah game yang dibuat untuk semua kalangan, dan dapat dimainkan oleh setiap orang tanpa harus memiliki kemampuan khusus. Contoh game ini adalah Abduction! World.

3.    Penilaian Game

Untuk menilai sebuah game terdapat dua aspek yang sangat berpengaruh yaitu gameplay dan grafisnya.
a)    Gameplay

Gameplay merupakan jalan alur cerita sebuah game, penilaian game sangat berpengaruh pada penilaian ini. Gameplay jelas merupakan inti untuk dimana sebuah game tersebut dapat terlihat lebih menarik. Gameplay yang


5

nyaman untuk dimainkan dan tidak menyulitkan pemain akan mendapat nilai lebih baik.
b)    Grafis

Tidak dapat juga di pungkiri grafis sebuah game sangat berperan dalam sebuah penilaian game. Grafis merupakan tampilan visual dari sebuah game, semakin menarik grafis sebuah game akan memberikan nilai tambah dari game tersebut.

4.    Tahapan Membuat Game

a)           Menentukan Genre Game

Dalam membuat game hal pertama yang dipikirkan membuat game adalah menentukan jenis game yang ingin kita buat, apakah berjenis, RPG (Role Playing Game) seperti harvest moon, FPS (First Person Shooter) seperti Counter Strike, SPS (Second Person Shooter) seperti 25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting seperti Street Fighter, Racing seperti Need For Speed, atau RTS (Real Time Strategy) seperti Age Of Empire. Dengan menentukan genre game akan lebih memudahkan untuk membuat game.

b)           Menentukan Tool yang Digunakan

Menentukan tool merupakan bagian yang terpenting dalam pembuatan game. Pada bagian ini gunakanlah tool yang biasa digunakan untuk mempermudah dalam pembuatan game.

c)            Menentukan gameplay game

Gameplay merupakan sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, mission accomplished, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus ditentukan, misal ketika dalam menu pemain hanya akan mendapat pilihan menu play game, load game, credit dan quit. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay.

d)           Menentukan grafis yang ingin digunakan

Sesudah membuat gameplay selanjutnya menentukan grafis yang akan digunakan. Jenis grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai dengan kebutuhangame yang


6

akan di buat, kemudian pilih software apa yang akan digunakan dalam membuat gambarnya.

e)           Menentukan suara yang ingin digunakan

Tahapan selanjutnya menentukan suara game yang akan kita buat. Tanpa suara akan membuat game akan kehilangan nilainya, karena itulah pilih suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa dibagi- bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu, load menu, mission accomplished, mission failed, loading dan bagian-bagian lainnya, pemilihan suara yang digunakan harus seirama dan sesuai dengan keadaan game.



















































7

DAFTAR PUSTAKA




Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi : Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern. Yogyakarta : ANDI.

Nilwan, Agustinus. 1998. Pemrograman Animasi dan Game Profesional. Jakarta: Elex Media Komputindo.























































8